18.32

DATABASE atau BASIS DATA

Sistem Informasi adalah suatu aplikasi komputer berupa kumpulan hardware, software, brainware, prosedur atau aturan yang diorganisasikan secara integral untuk mengolah data menjadi informasi. Informasi tersebut bermanfaat guna memecahkan masalah dan pengambilan keputusan. Data yang diolah dapat berupa gambar, suara maupun tulisan.

Permasalahannya saat ini adalah jumlah data-data tersebut pasti akan terus bertambah sehingga diperlukan suatu wadah tertentu untuk menampungnya. Wadah inilah yang kita sebut dengan database atau basis data.

Alasan diperlukannya basis data:
1. Basis data merupakan salah satu komponen penting dalam sistem informasi, karena merupakan dasar dalam menyediakan informasi.
2. Basis data menentukan kualitas informasi : akurat, tepat pada waktunya dan relevan. Informasi dapat dikatakan bernilai bila manfaatnya lebih efektif dibandingkan dengan biaya mendapatkannya.
3. Basis data mengurangi duplikasi data (data redudancy).
4. Dengan mengaplikasikan basis data hubungan data dapat ditingkatkan.
5. Basis data dapat mengurangi pemborosan tempat simpanan luar.

Pengertian Database atau Basis data
Database adalah kumpulan informasi yang disimpan di dalam komputer secara sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program komputer untuk memperoleh informasi dari basis data tersebut.

Informasi tersebut tersimpan di hardware komputer berupa data-data yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya yang diorganisasikan berdasarkan sebuah skema atau struktur tertentu. Skema menggambarkan obyek yang diwakili suatu basis data dan hubungan di antara obyek tersebut.

Perangkat lunak basis data
Perangkat lunak yang digunakan untuk mengelola dan memanggil query basis data disebut sistem manajemen basis data (database management system/DBMS).

Perangkat lunak basis data yang banyak digunakan dalam pemrograman dan merupakan perangkat basis data aras tinggi (high level) yaitu: DB2, Microsoft SQL Server, Oracle, Sybase, Interbase, XBase, Firebird, MySQL, PostgreSQL, Microsoft Access, dBase III, Paradox, FoxPro, Visual FoxPro, Arago, Force, Recital, dbFast, dbXL, Quicksilver, Clipper, FlagShip, Harbour, Visual dBase, Lotus Smart Suite Approach.

Selain perangkat lunak di atas, terdapat juga perangkat lunak pemrograman basis data aras rendah (low level), diantaranya: Btrieve dan Tsunami Record Manager.

Bahasa basis data
Bahasa basis data terdiri atas:
1. Data Definition Language (DDL).
Mengacu pada kumpulan perintah yang dapat digunakan untuk mendefinisikan objek-objek basis data, seperti membuat sebuah tabel basis data atau indeks primer dan sekunder.

2. Data Manipulation Language (DML).
Mengacu pada kumpulan perintah yang dapat digunakan untuk melakukan manipulasi data, seperti penyimpanan data ke suatu tabel, kemudian mengubahnya dan menghapusnya atau hanya sekedar menampilkannya kembali.

Objektif Basis Data
Secara lebih lengkap, pemanfaatan basis data dilakukan untuk memenuhi sejumlah tujuan (objektif) seperti berikut :

a. Kecepatan dan kemudahan (Speed)
b. Efisiensi ruang penyimpanan (Space)
c. Keakuratan (Accuracy)
d. Ketersediaan (Avaibility)
e. Kelengkapan (Completeness)
f. Keamanan (Security)
g. Kebersamaan pemakaian (Sharability)

SQL (Structured Query Language)
SQL adalah bahasa yang digunakan untuk berkomunikasi dengan database. Menurut ANSI (American National Standards Institute), bahasa ini merupakan standar untuk relational database management systems (RDBMS).

Pernyataan-pernyataan SQL digunakan untuk melakukan beberapa tugas seperti : update data pada database atau menampilkan data dari database. Hampir semua software database mengimplementasikan bahasa SQL sebagai komponen utama dari produknya, salah satunya MySQL.

MySQL
Untuk melakukan administrasi dalam basis data MySQL, kita dapat menggunakan modul yang sudah termasuk yaitu command-line (perintah: mysql dan mysqladmin). Dapat juga di-download dari situs MySQL yaitu sebuah modul berbasis grafik (GUI): MySQL Administrator dan MySQL Query Browser.

Selain itu terdapat juga sebuah perangkat lunak gratis untuk administrasi basis data MySQL berbasis web yang sangat populer yaitu phpMyAdmin.

Untuk perangkat lunak untuk administrasi basis data MySQL yang dijual secara komersial antara lain: MySQL front, Navicat dan EMS SQL Manager for MySQL

Perintah dasar MySQL
Bahasa SQL memiliki struktur yang mudah dipahami karena perintah-perintahnya pada dasarnya dibuat dari bahasa Inggris. Kita dapat melakukan perintah-perintah SQL ke dalam database MySQL, yaitu :

a. Memasukkan atau menambah record baru ke dalam database.
b. Mengeksekusi query database.
c. Mengambil data dari database.
d. Mengubah record pada database.
e. Menghapus record pada database.

Perintah SQL dapat diketik dengan huruf besar atau kecil (non case sensitive). Setelah selesai mengetik perintah di MySQL, harus kita akhiri dengan tanda titik koma sebagai penanda akhir dari perintah MySQL.

0 komentar: